Thursday, 20 July 2017

Prolog; Kenapa saya menulis?

Kenapa menulis?

Sebab saya suka. Bukankah melakukan perkara yang disukai diri sendiri menmbuahkan satu hormon endorfin yang membuatkan dri terasa berada di awangan cloud nine. Yummy! sedap sehingga menjilat jari.

Saya sejak dari zaman sekolah lagi sudah mempunyai blog sendiri. Pada mulanya blog itu dijadikan seperti diari online untuk dikongsi cerita zaman muda mudi dan tipulah kalau kata bila dikomen dan dipuji pembaca *almaklumlah sis orangnya poyo terlebih banyak sedikit* hati terasa berbunga-bunga dan bersemangat untuk menulis dengan sebanyak-banyaknya. Tapi apakan daya, saya juga ada life tahu, untuk pergi ke kelas tusyen dan mendapatkan result SPM yang cantik untuk masa depan secerah gigi iklan colgate jadi sepanjang saya berblogging, entri saya adalah dalam 50 entri sepanjang 4, 5 tahun. Memang sedikit tapi #Aimantakkisah. *siapatahutaglineinihighfive!*

Masa itu, saya berjanji dengan diri sendiri bila terasa jeles melihat blogger-blogger lain mendapat wang yang banyak dari Nuffnang untuk belajar rajin-rajin dan dapatkan scholarship supaya duit tu saya boleh guna untuk berjoli membeli buku dan masyaAllah doa saya dihadapan komputer termakbul bagaikan cempedak tergolek-golek. Siapa sangka yang saya dapat menjejak kaki ke negara matahari terbit ini? Hidup ini bhai, memang betul tidak boleh dijangka.

Maka, sampailah saya di sini dan terhasillah cerita ini.

Cerita apa?

Sudah semestinya cerita saya.

主人公、shujinkou.

The main character.

Toce-toce, Rasya